Daftar Isi :

  • Cara dan Tips Pakai Green Screen
  • Pastikan pencahayaan green screen terang
  • Gunakan warna yang kontras
  • Posisikan objek agak jauh dari green screen
  • Pakai aperture yang rendah
  • Gunakan tripod supaya stabil
  • Gunakan shutter speed yang tinggi
  • Atur ISO kamera

 

Jasa Video Marketing dan Turunan – Green screen adalah layar yang background yang biasa digunakan oleh para editor video jika ingin mengambil video yang bisa dengan mudah mengganti background video.

 

Dulu green screen lebih sering dipakai untuk dunia perfilman, sekarang kamu sudah bisa memanfaatkannya untuk membuat konten marketing untuk kepentingan bisnismu.

 

Green screen adalah sebuah layar berwarna hijau yang dipakai sebagai latar, alias backdrop dalam sebuah produksi, baik itu video ataupun foto.

 

Tips Pakai Green Screen untuk Konten

Tidak harus produksi papan atas ala Hollywood, green screen juga bisa dipakai untuk membuat konten YouTube atau video di platform apa pun.

 

Supaya hasilnya maksimal, ini dia beberapa tips yang bisa kamu pakai untuk memakai green screen dalam pembuatan konten.

 

  1. Pastikan pencahayaan green screen terang

 

Banyak content creator yang lupa akan hal ini sehingga terlalu fokus pada lighting di objek utama.

 

Padahal, pencahayaan green screen adalah salah satu tips paling krusial kalau kamu mau konten dengan green screen-mu terlihat nyata.

 

Warna hijau yang muncul haruslah terang dan tegas.

 

Tujuannya, supaya software editing yang kamu gunakan bisa membedakannya dengan mudah dari warna-warna lain di sekitar.

 

Cahaya harus mampu menerangi layar baik dari bagian depan maupun belakang. Jadi, tingkat terangnya akan serupa. Hasil edit pun jadi lebih halus.

 

Baca juga : Aplikasi Editing Video yang Mudah Digunakan Untuk Pemula

 

  1. Gunakan warna yang kontras

 

Proses chroma key akan menghapus seluruh objek atau elemen yang berwarna hijau ketika kamu menggunakan green screen untuk membuat konten.

 

Itu sebabnya, pastikan kamu tidak menggunakan properti berwarna hijau di mana pun yang tertangkap kamera. Kecuali, kamu memang bertujuan menghilangkan bagian tersebut.

 

Kalau memang terpaksa, kamu bisa coba menggunakan blue screen ketimbang yang berwarna hijau.

 

  1. Posisikan objek agak jauh dari green screen

 

Green screen sering digunakan untuk acara talkshow atau berita. Mungkin kamu pernah melihat saat behind the scene, si pembawa acara berada di tengah-tengah setting layar hijau, tidak menempel.

 

  1. Pakai aperture yang rendah

 

Aperture alias bukaan kamera juga jadi salah satu kunci untuk menghasilkan konten yang mulus dengan green screen.

 

Kalau kamu seorang vlogger atau YouTuber, tentu sudah tidak asing dengan istilah kamera SLR atau DSLR satu ini. Kamu bisa menemukannya lewat huruf F.

 

 

  1. Gunakan tripod supaya stabil

 

Penggunaan green screen ini mungkin tidak akan efektif untuk kamu yang membuat konten video atau vlog dengan metode follow me around, alias kamera terus mengikuti.

 

 

  1. Gunakan shutter speed yang tinggi

 

Menyetel shutter speed semakin tinggi bisa membantu untuk mencegah pengambilan gambar yang blur.

 

Untuk konten dengan green screen yang subjeknya diam, seperti talkshow, coba naikkan shutter speed kamu jadi 2 kali frame rate.

 

 

  1. Atur ISO kamera

 

Sebelum mengambil take konten dengan green screen, jangan lupa untuk mengatur ISO kamera. ISO ini menggambarkan sensitivitas kamera.

 

Makin tinggi ISO, makin grainy gambar yang dihasilkan. Jadi, gambarmu kelihatan seperti berpasir atau berbintik-bintik.

 

Tapi, jika kamu tidak ingin ribet dan butuh cepat. Maka Jasa Pembuatan Video Explainer AkseniJasa siap membantumu

 

FAQ

Berapa harga jasa video explainer di sini ?

 

Harga jasa video explainer yang kami tawarkan mulai dari 50rb / 1 detik untuk paket gold dan 75rb / 1 detik untuk paket platinum.

 

Berapa minimal durasi order video explainer ?

 

Minimal order 15 detik untuk paket gold dan paket platinum dengan hasil jadi style iklan yang cepat (kami lebih merekomendasikan untuk order 60 detik, supaya maksud dan tujuan video explainer Anda lebih mengena di benak konsumen).

 

Berapa lama pengerjaan video explainer di sini ?

 

Pengerjaan normal 60 detik 5-14 hari dimulai dari konsep final yang telah kami terima dari Anda.

 

Bagaimana jika hasil video explainer tidak sesuai ?

 

Jika hasil video explainer tidak sesuai, Anda bisa mengajukan revisi minor sebanyak 3 X (kali).

 

Bagaimana cara mengajukan revisi video explainer ?

 

Revisi video explainer bisa dilakukan dengan cara menghubungi admin kami, selanjutnya admin yang akan membantu prosesnya.

 

Bagaimana cara pemesanan video explainer di aksenijasa ?

 

Untuk pemesanan motion graphic bisa menghubungi admin kami di 083878617621 (WA).

 

Bagaimana cara pengiriman hasil video explainer ?

 

Pengiriman preview video explainer bisa melalui WA. Hasil final video highresh dikirim melalui email.

 

Software apa yang dipakai untuk membuat video explainer ini ?

 

Kami menggunakan adobe after effect, adobe premiere pro, bukan menggunakan power point.

 

Apakah ada jaminan hasil video explainer bagus ?

 

Kami menjamin hasil yang bagus dan dengan harga terjangkau. Tidak menggunakan template tapi dibuat manual full customize sesuai konsep dari Anda masing-masing.

 

Di mana saya bisa melihat portofolio & testimoni secara lengkap ?

 

Silahkan WA ke nomor 083878617621, nanti admin yang akan menunjukkan semuanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here