Jasa Pembuatan CSMS Murah Dan Cepat – Di area konstruksi, komunikasi tidak selalu harus dengan teriak atau Handy Talky (HT). Ada satu alat komunikasi visual yang diam tapi berbicara sangat keras tentang keselamatan. Alat itu bernama Scafftag.
Seringkali kita melihat gantungan plastik berwarna merah atau hijau di tiang perancah dekat tangga. Apakah itu hiasan? Tentu bukan.
Itu adalah Lampu Lalu Lintas bagi para pekerja. Mengabaikan warna kartu tersebut bisa berakibat fatal. Nah, kali ini kita akan mencoba menjelaskan secara detail arti dari setiap warna Scafftag dan siapa yang berhak mengubah statusnya.

Scafftag (singkatan dari Scaffolding Tag) adalah sistem penandaan visual yang dipasang pada titik akses perancah. Fungsinya ada dua yaitu
Memberitahu apakah perancah tersebut AMAN atau BERBAHAYA untuk dinaiki.
Menampilkan data siapa yang memeriksa, kapan diperiksa, dan beban maksimal yang diizinkan.
Penggunaan Scafftag adalah bagian dari prosedur inspeksi rutin yang diwajibkan regulasi.
Kewajiban pemeriksaan ini tertuang dalam regulasi pemerintah. Cek di sini: Mengupas Permenaker No 01/1980, Aturan K3 Konstruksi & Perancah
Sama seperti lampu merah di jalan raya, Scafftag menggunakan kode warna universal seperti
Ini adalah status default, yang artinya BERBAHAYA / DILARANG DIGUNAKAN (Do Not Use).
Kapan Dipasang? Saat perancah sedang dalam proses pendirian (erection) dan belum selesai, saat perancah sedang dibongkar (dismantling) atau saat perancah rusak atau tidak lolos inspeksi.
Tidak ada siapapun yang boleh naik ke perancah ini kecuali tim teknisi yang bertugas memperbaikinya (dengan APD lengkap). Ingat!! jika Anda tidak melihat ada kartu terpasang (kosong), anggaplah itu statusnya MERAH.
Ini adalah status yang dicari semua orang. Yang memiliki arti AMAN DIGUNAKAN (Safe for Use). ini biasanya dipasang setelah perancah selesai dirakit 100% dan telah diperiksa (diinspeksi) oleh Scaffolding Inspector yang kompeten.
Info yang ditampilkan biasanya tertera Tanggal Inspeksi, Nama Inspektur, dan Beban Kerja Aman (SWL).
Warna ini sering membingungkan pekerja. Yang menandakan HATI-HATI / PENGGUNAAN KHUSUS. Secara umum, ini dipasang ketika perancah aman secara struktur.
TAPI ada kondisi khusus yang harus diperhatikan (misal lantai kerja tidak lengkap, atau sedang ada modifikasi kecil).
Perancah hanya boleh digunakan oleh pekerja tertentu atau wajib menggunakan Double Lanyard Safety Harness setiap saat. Selengkapnya bisa cek Kapan Harus Menggunakan Double dan Single Lanyard?
Mengabaikan status warna adalah penyebab utama kecelakaan jatuh.
Apakah sembarang tukang boleh membalik kartu dari Merah ke Hijau? Jawabannya “TIDAK”.
Scafftag adalah dokumen legal. Orang yang menandatanganinya bertanggung jawab penuh jika perancah itu roboh.
Oleh karena itu, hanya Scaffolding Inspector (Inspektur Perancah) yang bersertifikat atau Supervisor yang memiliki wewenang inspeksi yang boleh menandatanganinya.
Teknisi (Scaffolder) bertugas merakit, tapi Inspektur bertugas memvalidasi.
Pahami beda wewenangnya cek Perbedaan Teknisi Perancah dengan Supervisi Perancah
Scafftag Hijau tidak berlaku selamanya. Inspeksi ulang wajib dilakukan
Jika masa berlaku inspeksi habis, Scafftag harus dicabut (kembali ke Merah) sampai inspeksi ulang dilakukan.
Scafftag harus dipasang di Titik Akses Utama. Biasanya di dekat tangga naik paling bawah, setinggi mata (eye level), agar terlihat jelas oleh siapa saja yang hendak naik.
Jangan sembunyikan Scafftag di balik tiang atau di tempat gelap.
Scafftag bukan sekadar gantungan plastik. Itu adalah nyawa pekerja. Secara inti, warna dari tiap Scafftag adalah
Merah = STOP.
Hijau = GO.
Kuning = WASPADA.
Budayakan membaca Scafftag sebelum menaiki tangga pertama. Jika ragu, tanyakan pada Supervisor Safety.
Ingin Tim Anda Disiplin seputar dunia Perancah atau scaffolding? Yuk ikuti pelatihan bersama kami.
Kami menghadirkan pelatihan scaffolding dengan biaya pelatihan scaffolding yang terjangkau. Info lengkap silahkan hubungi kami langsung!!