Mengenal Shadowban di Media Social
Mengenal Shadowban di Media Social

Jasa Pembuatan Animasi Dan Turunan – Istilah shadowban sebenarnya sudah dikenal dari tahun 2006, tetapi belakangan banyak pengguna yang kembali mengeluhkan hal tersebut.

Akun yang terkena shadowban otomatis dikategorikan dalam mode tersembunyi sehingga konten di dalamnya tidak dapat ditemukan oleh siapa pun.

Setiap media sosial memiliki pertimbangan masing-masing terkait pemblokiran akun seperti dikutip dari neilpatel.com.

1. Shadowban di Twitter

Twitter tidak memblokir pengguna berdasarkan sudut pandang atau ideologi politiknya. Melainkan jika pengguna melakukan hal-hal sebagai berikut :

  • Akun Twitter kamu dilaporkan oleh beberapa pengguna
  • Pengguna sering mengganti nama akun
  • Melakukan tweet berulang sehingga dianggap spam
  • Menandai terlalu banyak orang dalam suatu tweet
  • Akun dianggap tidak mengikuti kebijakan lain yang sudah ditetapkan oleh Twitter

2. Shadowban di Instagram

Saat ini, Instagram menjadi salah satu platform media sosial yang paling populer dan paling terdampak jika terkena shadowban.

Instagram dapat memblokir suatu akun jika penggunanya melakukan hal-hal sebagai berikut :

  • Akun Instagram kamu dilaporkan karena melakukan pelanggaran
  • Menggunakan tagar yang dilarang
  • Menggunakan bot atau layanan yang melanggar syarat dan ketentuan Instagram
  • Akun kamu mengalami lonjakan aktivitas besar yang mengindikasikan aktivitas penipuan
  • Kamu melebihi batas waktu harian atau per jam yang ditentukan Instagram

Meskipun akunmu tidak melanggar pedoman komunitas yang telah ditetapkan Instagram.

Tetap saja algoritma Instagram masih dapat menyembunyikan kiriman tertentu, karena algoritma tersebut dirancang untuk menghapus konten yang dianggap “tidak pantas”.

Sebagai contoh, konten yang menjurus ke arah seksual, konten berisi spam, dan konten yang terkait dengan aktivitas ilegal atau mengandung kekerasan.

Instagram lebih memilih foto atau video yang cocok dengan audiensnya yang beragam. Oleh karena itu, konten yang kurang ramah untuk semua kalangan akan berisiko terkena shadowban.

3. Shadowban di Facebook

Facebook menyebut kebijakan moderasi kontennya “hapus, kurangi, dan informasikan.” Pada dasarnya, konten yang melanggar Pedoman Komunitas Facebook akan dihapus dari situs.

Sementara konten lain yang tidak diinginkan (seperti informasi yang menyesatkan) akan dibuat kurang terlihat atau diberi label peringatan di dalamnya.

Hal utama yang dapat menyebabkan akun Facebook kamu terkena shadowban adalah membagikan tautan yang berisi informasi palsu atau menyesatkan.

Setiap konten yang diunggah di Facebook akan dicek kebenarannya oleh organisasi pemeriksa fakta independen. Algoritma Facebook juga dapat memblokir tautan dari situs web yang dianggap sebagai clickbait.

4. Shadowban di TikTok

TikTok merupakan jejaring sosial yang populer digunakan untuk berbagi video pendek. Sayangnya, akunmu juga masih mungkin terkena shadowban di platform ini.

Meskipun tidak ada penyebutan resmi dengan istilah “shadowban” dalam Pedoman Komunitas TikTok, seperti jaringan media sosial lainnya. TikTok juga menggunakan algoritma untuk mengkategorikan konten tertentu.

Jika kamu mengunggah konten yang tidak sesuai dengan algoritma, orang yang melihat kontenmu akan lebih sedikit.

Hal yang sama akan terjadi jika kamu mengunggah konten yang memuat materi ilegal, kekerasan, ujaran kebencian, spam, dan topik serupa lainnya.

Berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menghindari shadowban di media sosial :

1. Jangan Melanggar Pedoman Komunitas

Semua platform memiliki pedoman komunitas untuk membantu menjaga konten tetap terkendali. Umumnya, pedoman ini melarang aktivitas ilegal, ujaran kebencian, pornografi, atau informasi yang menyesatkan.

Jika kamu melanggar salah satu dari hal-hal ini secara eksplisit. Kemungkinan besar akunmu akan langsung diblokir atau kontenmu dihapus.

Namun, jika kamu mengunggah konten yang berada di area abu-abu. Tidak secara eksplisit melanggar aturan, tetapi tidak sepenuhnya aman untuk semua audiens.

Maka kontenmu juga berisiko untuk diturunkan peringkatnya atau disembunyikan.

Baca juga : Beberapa Dampak Negatif dari Penggunaan Media Sosial

2. Jangan Bertindak Seperti Bot

Menggunakan tagar yang tidak relevan, menggunakan terlalu banyak tagar, mengikuti sekelompok orang dalam waktu singkat,

Atau mengomentari terlalu banyak postingan terlalu cepat adalah perilaku yang menyerupai bot. Dan biasanya platform media sosial akan memblokir akun tersebut.

Agar akun milikmu tidak diblokir, pastikan profil yang dicantumkan terlihat seperti orang yang nyata (atau merek yang sah) dengan mengisi semua bagian yang relevan.

Memiliki gambar profil yang sesuai, dan menggunakan alamat email asli dalam info kontak.

3. Jangan Menggunakan Tagar yang Dilarang

Seringkali tagar populer ikut digunakan oleh konten-konten yang tidak pantas. Dan jika kamu menggunakan tagar yang sama, kontenmu tidak akan muncul dalam pencarian.

Bahkan, bisa jadi mengakibatkan akunmu yang diblokir oleh platform media sosial.

Tidak ada daftar resmi untuk tagar yang diblokir, tetapi pencarian melalui Google akan mengungkapkan banyak situs yang dapat melacak hal semacam ini.

4. Jangan Melakukan Spam

Menuliskan tautan yang sama berulang-ulang atau berbagi konten berulang dapat memicu shadowban. Selain itu, hal tersebut juga dapat memicu kecurigaan dari para pengikut akunmu.

Tetap berpegang pada konten yang menarik agar dapat memaksimalkan engagement atau keterlibatan pengguna.

5. Jangan Membuat Keterlibatan Palsu

Keterlibatan palsu yang muncul dari transaksi jual beli pengikut dapat berpotensi menyebabkan shadowban.

Ketika tiba-tiba kamu memiliki 3.000 penggemar baru dari Rusia yang mengikuti dalam waktu satu jam dan memberikan komentar yang sama.

Maka algoritma media sosial akan menilai sebagai suatu hal yang mencurigakan sedang terjadi. Oleh karena itu, lebih baik hindari cara instan ini jika tidak ingin akunmu terblokir.

Silahkan hubungi kami AkseniJasa untuk pemesanan video animasi bisnis Anda di 083878617621 (WA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here